September 29, 2015

Bukan Resensi: "Negeri van Oranje" dan "Critical Eleven"

Setelah cukup eneg sama lingkungan kerja yang didominasi lautan biru dan berkutat dengan tanker, pertolongan Tuhan hadir dalam bentuk "panggilan dinas". Saya ditugaskan untuk sementara waktu mengisi kekosongan satu-satunya jabatan operasional di Jambi. Meninggalkan Muntok (Bangka Barat) yang sudah cukup membuat kepenatan memuncak.

Memang tidak murni kerja kantoran. Tetapi di sini saya bisa lebih banyak menghabiskan waktu di kantor daripada di jetty mengingat perairan tidak cukup aman untuk pergerakan tongkang-tongkang pengangkut BBM. Seperti yang kita ketahui, Jambi menjadi salah satu wilayah terparah yang terpapar kabut asap hasil ulah para kampret pembakar hutan.

August 16, 2015

Lucky

Dengan culas mana lagi harus kuhalau hasutan kalian. Sudahlah. Tiada guna kalian sibuk tawarkan kelebihan mereka. Mereka mempersuasi sendiri satu persatu pun tak mengubah ketegasan hatiku. 

Nyamanku mengelak. Ini bukan congkak. Takabur juga tidak. Bukan pula keangkuhan yang menyalak terbelalak. Hanya tak ingin membuat hatinya retak.

August 08, 2015

Sembunyi

Kita tak memungkiri kehadiran internet, khususnya media sosial (sosmed), membawa banyak kemudahan khususnya dalam berkomunikasi. Maka jangan heran jika koordinasi bisa dapat dilakukan lebih cepat karena memenuhi kaidah "kapanpun, dimanapun, dan oleh siapapun" selama memiliki akses terhadap ruang lingkup komunitas tersebut.

Sayangnya, forum koordinasi dalam sosmed (milist, grup whatsapp, grup bbm, grup line, dll) seringkali berubah menjadi ajang yang menyedihkan...

June 28, 2015

Kenapa?

Sejatinya hidup kita hanya berpindah dari satu masalah ke masalah lain. Ukuran dan waktunya yang berbeda-beda. Adakalanya terselesaikan dengan mudah. Adakalanya terselesaikan susah payah.

Terkadang kita ada pada satu titik. Dimana seakan setumpuk beban ada di kepala dan pundak. Ingin rasanya dibagikan. Ingin rasanya diletakkan. Ingin rasanya diceritakan. Tak jarang ingin saja rasanya ditinggalkan.

June 27, 2015

Dialog

Seorang anak kadang cuek kepada orang tuanya. Ia hanya bersikap manis saat punya keinginan. Meminta dibelikan ini itu. Orang tua pasti memberikan apa yang diminta. Kalaupun tidak saat itu juga, mungkin hanya menunda. Atau bahkan memberikan sesuatu yang lebih baik.

Akan tetapi interaksi ini menimbulkan konsekuensi hilangnya keintiman diantara keduanya. Berganti dengan hubungan yang seakan berlandaskan asal butuh saja. Lama kelamaan orang tua pun tak lagi dapat menjamah anaknya dengan perhatian sepenuh hati. Anak pun hanya menghormati keberadaan orang tua saja.